MAGELANG

WIDOYOKO DKPTK KOTA MAGELANG

WIDOYOKO DKPT KOTA MAGELANG

WIDOYOKO DKPTK KOTA MAGELANG

1511095_810742352269799_8911519530213315828_n

10443431_811064865570881_9046684777672001047_n

10402907_811064542237580_6158026077453842870_n

WIDOYOKO 1

WIDOYOKO 2

10291127_811064515570916_272529970065765901_n

10307207_811086412235393_8784618707840330565_n (1)

10336733_810848712259163_7455154672757475981_n

10342914_810916612252373_7116856884744522953_n

10383950_810849008925800_5979655279085593092_n

10402907_811064542237580_6158026077453842870_n

10441356_811080678902633_4369776797608896630_n

10443431_811064865570881_9046684777672001047_n

WIDOYOKO 1

MAGELANG, suaramerdeka.com – Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito mengaku belum puas dengan program kampung organik yang tengah berjalan di wilayahnya. Meskipun adanya kampung organik ini merupakan salah satu elemen yang mengantarkan Kota Magelang meraih Adipura Kencana tahun 2014.
Hal itu diungkapkannya usai menyerahkan Adipura Kencana ke Ketua DPRD Kota Magelang Hasan Suryoyudho di halaman Pemkot Magelang, Jumat (6/6). Kekurangpuasan ini, karena ia melihat belum semua rukun warga (RW) memiliki kampung organik.
“Kampung organik sudah berjalan bagus, tapi saya belum puas. Target saya semua RW memiliki kampung organik dan saya akan galakan itu ke depan,” ujarnya kepada suaramerdeka.com.
Meskipun belum puas dengan kampung organik, mantan Kepala DPU Kota Magelang itu mengaku diraihnya Adipura Kencana ini merupakan pencapaian yang luar biasa. Hal ini tidak lepas dari peran serta warga yang mendukung penuh kebersihan lingkungan.
“Saya akui warga masyarakat punya rasa memiliki yang tinggi terhadap kotanya (handarbeni) dan saya salut untuk itu. Rakyat paling berjasa atas diraihnya prestasi membanggakani ini. Saya harap budaya peduli lingkungan di masyarakat tetap terjaga terus ke depannya,” katanya.
Selain kampung organik, kata Sigit indikator berhasil diraihnya Adipura Kencana ini karena pihaknya telah memiliki pula proyek-proyek peduli lingkungan lainnya. Antara lain seperti pengolahan sampah menjadi listrik (biogas) dan sudah tersedianya traffict light dengan energi solar sel.
“Sebenarnya banyak indikator yang dinilai, tapi yang jelas tiga hal itu. Namun demikian, saya tetap menaruh bangga pada masyarakat yang telah mendukung penuh upaya meraihnya Adipura Kencana ini,” ungkapnya.
Sementara itu, kemacetan lalu lintas sempat terjadi akibat dikirabnya Adipura Kencana tersebut berkeliling Kota Magelang. Kirab ini dimulai dari wilayah Sambung (perbatasan kota-kabupaten) menuju arah kota dengan melewati ruas Jl A Yani, Jl Pemuda, Jl Jend Sudirman, hingga masuk area Balaikota.
Di sepanjang jalan dikirabnya Adipura Kencana, segenap warga berkerumun di pinggir-pinggir jalan, termasuk para pelajar berseragam lengkap. Masyarakat antusias melihat dengan dekat wujud asli piala di bidang lingkungan itu yang dipegang oleh sepasang Duta Wisata Kota Magelang 2014.

( Asef Amani / CN39 / SMNetwork )

Sumber :
http://www.suaramerdeka.com/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s