KEBUN PEMBIBITAN KOTA MAGELANG

Pengembangan pertanian merupakan salah satu bidang yang menjadi fokus kebijakan yang dikembangkan oleh Pemerintah Republik Indonesia.  Masalah utama pengembangan pertanian di wilayah perkotaan adalah keterbatasan lahan. Demikian juga Kota Magelang yang memiliki wilayah sempit (± 18,12 Km2). Pengembangan pertanian di Kota Magelang berupa ekstensifikasi pertanian. Kegiatan ekstensifikasi pertanian dilaksanakan di Kota Magelang disebabkan keterbatasan lahan untuk pertanian yang didesak oleh kebutuhan lahan untuk perumahan penduduk. Hal ini menyebabkan tidak memungkinkan untuk perluasan areal pertanian. Untuk itu kebijakan yang dilaksanakan Pemerintah Kota Magelang berupa kebijakan pelestarian lingkungan dengan kegiatan penghijauan tanaman produktif.

Untuk mendukung kegiatan tersebut di atas dan mensukseskan program “Magelang Kota Sejuta Bunga”, Pemerintah Kota Magelang membangun Unit Kebun Pembibitan. Pada tahun anggaran 2011 Pemerintah Kota Magelang melalui Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Tata Kota Kota Magelang membangun Unit ±Kebun Pembibitan yang berlokasi di Dumpoh, Kelurahan Potrobangsan, Kota Magelang. Unit Kebun Pembibitan ini memiliki peran yang sangat penting untuk mendukung program  Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Magelang. Lokasi Unit Kebun Pembibitan ini sangat ideal untuk tempat pembibitan tanaman. Persyaratan sebagai kebun pembibitan yang ideal, telah dipenuhi Unit Kebun Pembibitan Kota Magelang, seperti :
-lokasinya dilalui oleh sumber air alami, yaitu aliran Kali Bening.

-tanahnya termasuk kategori jenis tanah subur.

-tanahnya bebas dari gulma maupun hama pengganggu.

-dalam lokasi pembibitan terdapat naungan untuk bibit kecil atau bibit pindahan.

-adanya aksesibilitas jalan beton untuk memudahkan pemeliharaan.

-adanya gudang penyimpanan pupuk dan peralatan pertanian.

Untuk pengembangan jangka panjang, Unit Kebun Pembibitan yang dikelola oleh Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Tata Kota Kota Magelang bisa dikembangan sebagai destinasi agrowisata. Pemandangan alam berupa keelokan hambaran tanah persawahan,  keindahan lanskap lembah Kali Progo dan kemegahan Gunung Sumbing menjadi daya tarik tersendiri untuk mengunjungi lokasi Unit Kebun Pembibitan Kota Magelang. Untuk menuju lokasi Unit Kebun Pembibitan sudah ada jalan hotmix dari jalan kolektor yaitu Jalan Tentara Genie (Depan Universitas Tidar Magelang).  Dari Universitas Tidar Magelang menuju Unit Kebun Pembibitan Kota Magelang dengan melewati jalan Kampung Dumpoh yang memberikan pemandangan yang menakjubkan di sisi kiri dan kanan sepanjang perjalanan dengan hawa yang sejuk.

Unit Kebun Pembibitan memiliki fungsi untuk memenuhi kebutuhan akan bibit tanaman holtikultura yang semakin meningkat, baik bibit tanaman buah-buahan, sayuran maupun tanaman hias. Sedangkan fungsi utama Unit Kebun Pembibitan adalah :
-perbanyakan bibit tanaman

-menyalurkan bibit tanaman yang dihasilkan kepada warga

masyarakat/instansi yang membutuhkan

Petugas pemelihara tanaman pada Unit Kebun Pembibitan pada saat ini ada 2 (dua) orang yaitu Pak Sukir dan Pak Destu. Pemeliharaan yang dilakukan oleh Pak Sukir dan Pak destu meliputi penyiraman, penyiangan, pengendalian hama dan penyakit tanaman dan pemupukan. Penyiraman dilakukan setiap sore dan pagi hari terutama untuk bibit yang ditanam dalam polybag, sedangkan untuk bibit yang ditanam di tanah penyiraman dilakukan tidak seintensif bibit dalam polybag disebabkan bibit yang ditanam di tanah memiliki perakaran yang lebih luas dan dalam serta kandungan air tanah lebih banyak. Air untuk menyiram berasal dari air Kali Bening yang mengalir dari saluran air di sekitar Unit Kebun Pembibitan.

Penyiangan untuk bibit yang ditanam di tanah dilakukan lebih intensif disebabkan gulma akan lebih cepat tumbuh di tanah daripada di polybag. Pelaksanaan penyiangan dilakukan secara manual yaitu dengan menggunakan cangkul atau wangkil (cangkul kecil, bahasa jawa).

Untuk pengendalian hama dan penyakit dilaksanakan dengan menggunakan pestisida dan menggunakan alat hand sprayer. Penyemprotan dilakukan secara rutin, yaitu seminggu sekali atau dua minggu sekali.

Untuk menyuburkan bibit tanaman, bila perlu dilaksanakan pemupukan. Sebaiknya dipupuk dengan menggunaan pupuk kandang atau pupuk urea apabila diperlukan. Pemupukan memakai pupuk kandang diberikan pada saat semai dan pada saat bibit tanaman dipindahkan ke dalam polybag atau keranjang. Sedang pemupukan menggunakan pupuk urea dilakukan setelah bibit siap disalurkan atau dipindahkan ke tempat lain. Pupuk urea sebaiknya dilaksanakan sebulan sekali. Pemupukan dengan dosis dan cara yang tepat dapat memperbaiki pertumbuhan tanaman dan meningkatkan produksi, sedangkan dosis dan cara pemupukan yang salah dapat mengakibatkan pertumbuhan tanaman terhambat dan tanaman mati.

Cara pemberian pupuk yang tepat dapat meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk. Pemberian pupuk sebaiknya pada lubang yang kemudian ditutup dengan tanah agar pupuk lebih cepat meresap ke dalam tanah dan dapat lebih cepat dimanfaatkan oleh tanaman. Namun yang perlu diperhatikan adalah jarak antara pupuk dengan tanaman, bila terlalu dekat sampai menyentuh ujung-ujung akar dapat menyebabkan kematian bagi tanaman. Sebaiknya pupuk diberikan selebar tajuk tajuk tanaman.

Pada saat penulis mengunjungi Unit kebun Pembibitan Kota Magelang pada hari Senin, 15 Juli 2013, terlihat Bunga Matahari nampak sedang mekar.

Pak Sukir selaku petugas pemelihara tanaman Unit Kebun Pembibitan Kota Magelang menjelaskan sebagai berikut :

“Tanaman Bunga Matahari ini baru berusia 3 (tiga) minggu. Yang menanam Ibu Nurul Aini Sinta Dewi (Kasi Pertamanan dan Penerangan Jalan), ditemani ibu Rita D. Christiningsih dan Bapak OT Rostrianto (Kasi Pengelolaan Pemakaman).”

Lebih lanjut Pak Sukir mengatakan :

“Tanaman Bunga Matahari (Sun Flower) memiliki masa tanam hingga pertumbuhan selama 3 (tiga) bulan. Misalnya : bibit ditanam pada bulan Maret, nanti bunganya akan mekar pada bulan Mei. Ditanam pada bulan Juli, bunga matahari akan mekar pada mengembang pada bulan September. Disamping bunga matahari, bibit tanaman bunga yang sedang ditanam yaitu :

–     tanaman daisy (4 bulan)

–     tanaman cosmos (4 bulan)

–     tanaman dahlia (3 bulan)

–     tanaman hasturtium (5 bulan).

Luas lahan tempat untuk pembibitan tanaman di Unit Kebun Pembibitan Kota Magelang seluas 142,5 M2 (lebar = 2,5 m dan panjang = 57 m). Lahan tersebut ditanami bibit tanaman :

-bunga taiwan

-lolypop

-nusa indah

-pandan bali

-puring

-lamtana

-esbeye (ilat cecak)

-khana

-bakung (kacu)

-soka

-melati

-bayam merah

-beras wutah

-agave

-maranta

-eforbia

-cabe puyang

-palem, dan lain-lain

=============== sekian ===================

Tulisan cepet-cepetan ini untuk memenuhi request :

Ibu Nurul Aini Sinta Dewi, ST

Kasi Pertamanan dan Penerangan Jalan pada Dinas kebersihan, Pertamanan dan Tata Kota Kota Magelang

 

Silakan klik link dibawah ini :

 

Penulis Blog cepet-cepetan :

Widoyoko

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s