Jadikan Kebersihan Menjadi Budaya

Setelah tahun lalu gagal, tahun 2012 Kota Magelang berhasil meraih penghargaan Adipura. “Saya menyampaikan terima kasih kepada warga Kota Magelang yang telah bahu membahu dengan pemkot sehingga berhasil meraih Adipura,” kata Wali Kota Ir H Sigit Widyonindito MT, Senin (4/6).

Kemarin, dia langsung berangkat ke Jakarta untuk menerima penghargaan bidang kebersihan dan pengelolaan lingkun­gan yang rencananya diserahkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Se­-Dunia, 5 Juni 2012.
Dia berharap, keberhasilan itu menjadi pemacu untuk terus meningkatkan kebersi­han supaya pada tahun-tahun mendatang Adipura bisa dipertahankan. “Untuk keber­hasilannya saya tetap memohon bantuan seluruh warga Kota Magelang,” pintanya.
Mantan Kepala DPU Kota Magelang itu juga meminta jajaran pemkot berikut masyarakat jangan cepat berpuas diri. Kebersihan dan pengelolaan lingkungan harus terus ditingkatkan. “Ke depan keber­sihan bisa menjadi budaya masyarakat. Itu yang men jadi keinginan saya.” ungkapnya.
Dia menambahkan, nilai yang diraih Kota Magelang sehingga berhasil meraih Adipura adalah 75 lebih dari nilai minimal 74. Setelah ini target pemkot menjadikan semua lingkungan kampung menjadi bersih, di samping terus meningkatkan kebersihan di berbagai tempat. Seperti perumahan, kawasan pertokoan, perkantoran, terminal dan sebagainya.
Mengenai rencana tempat pembuangan akhir sampah (TPA) milik pemkot di Desa Banyuurip, Tegalrejo, menjadi TPA edukasi, Sigit mengatakan, secara bertahap akan dire­alisasikan. Tahun ini akan dibuat jalan mel­ingkar di TPA berikut fasilitas pendukung lainnya.
Yang sudah selesai dibangun antara lain taman di jalan masuk menuju TPA, penana­man pohon penghijauan, kolam untuk menampung pembuangan leuchate atau lindi (air sampah red) untuk meminimalisasi bau sampah, penanaman warung hidup seperti terong, cabe dan lainnya berikut tana­man obat-obatan keluarga dan tanaman hias menggunakan kompos.

Diajari Buat Kompos
Dengan dijadikan TPA edukasi, selain anak-anak sekolah bisa bermain di lokasi tersebut, mc,re.ka juga diajari mengenai cara membuat kompos untuk tanaman. Diharapkan di rumah mereka bisa membuat kompos sendiri dengan memanfaatkan sam­pah rumah tangga.
Kabag Humas, Protokol dan Santel Drs. Bambang Suprawata menambahkan, selesai menerima Adipura dari Presiden SBY, wali kota langsung pulang ke Kota Magelang melalui Bandara A. Yani, Semarang. Di per­batasan wilayah Kota dan Kabupaten Magelang di Sambung, wali kota disambut pasukan kuning, masyarakat dan jajaran Pemkot Magelang. Selanjutnya dibawa menuju ke Pemkot Magelang dengan kendaraan terbuka. Yang membawa adalah Camat Magelang Utara, Camat Magelang Tengah dan Camat Magelang Selatan.
Anak-anak sekolah juga menyambut di pinggir jalan, berikut drum band di Alun­-alun Kota Magelang. “Pada upacara di pemkot, Wali Kota Magelang menyerahkan Adipura kepada Ketua DPRD mewakili masyarakat, selanjutnya diserahkan kembali kepada camat untuk dikirabkan bergantian di tiap kecamatan, ” ujarnya.

sumber berita : Suara Merdeka edisi Selasa, 05 Juni 2012
http://www.magelangkota.go.id/publikasi/berita-magelang/jadikan-kebersihan-menjadi-budaya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s