Gerakan Jum’at Bersih dan Minggu Bersih di Kota Magelang

Mengapa Ada Keinginan untuk mewujudkan Kota Magelang sebagai Kota Adipura yang bebas DBD ?
Kota Magelang merupakan daerah transit dalam perjalanan menuju kota-kota besar (Semarang dan Yogyakarta) dengan wilayah yang relative sempit ( 3 kecamatan ) dan tidak mempunyai sumber daya alam yang memadai untuk sumber PAD nya, sehingga sektor jasa dan perdagangan menjadi andalan. Kota yang bersih dan tertata rapi menjadi syarat utama untuk menjadikan daya tarik bagi
investor atau pengunjung. Dengan banyaknya orang yang berinvestasi dan berkunjung di Kota Magelang dapat menjadi indikator bahwa Kota Magelang mempunyai nilai jual yang tinggi.
Piala Adipura Kencana sebagai penghargaan tertinggi dalam bidang kebersihan dan penataan kota atau wilayah menjadi pendorong untuk mewujudkan Kota Magelang sebagai Kota Jasa yang sehat. Hal ini menjadi permasalahan tatkala keinginan tersebut tidak dibarengi suatu kebijakan untuk mewujudkannya, apalagi Kota Magelang termasuk daerah endemik penyakit DBD. Sebagai Kota Jasa, Kota Magelang diusahakan menjadi kota yang sehat, dan bebas dari berbagai macam penyakit menular termasuk Penyaktit DBD. Kebijakan Gerakan Jum’at bersih dan Minggu Bersih menjadi pilihan untuk mewujudkan keinginan dalam meraih Adipura bagi Kota Magelang di tahun 2013 sekaligus menjadi pilihan untuk menanggulangi penyakit DBD.
Argumen yang mendukung Gerakan Jum’at Bersih dan Minggu Bersih
Kebijakan Gerakan Jum’at Bersih dan Minggu Bersih dipandang paling cocok dengan kondisi Kota Magelang, karena tidak membutuhkan biaya yang besar. Pemberdayaan masyarakat untuk mewujudkan Kota Magelang menjadi kota jasa yang menarik dapat dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat, baik itu masyarakat pendidikan, masyarakat perkantoran maupun masyarakat umum. Gerakan Jum’at Bersih diperuntukkan bagi masyarakat pendidikan dan perkantoran, dimana pada Hari Jum’at mereka melakukan kegiatan kerja bhakti massal di lingkungan sekolah atau perkantoran. Sedang untuk masyarakat umum, kegiatan kerja bhakti massal dilakukan pada hari Minggu. Dalam kegiatan tersebut juga disertakan kegiatan PSN (Pemberantas Sarang Nyamuk) 3M ( Menguras, Mengubur dan Menimbun) untuk penanggulangan KLB penyakit DBD.
Dibandingkan dengan pilihan kebijakan yang lain seperti Penambahan anggaran kebersihan kepada Dinas Kebersihan maupun Kegiatan kerja bhakti massal sebelum penilaian Adipura, kebijakan terpilih lebih efektif dan efisien. Efektif, karena dengan kebijakan tersebut diharapkan akan menumbuhkan rasa empati masyarakat kepada wilayahnya dan kebersihan kota dapat terpelihara. Efisien, karena kegiatan tersebut tidak membutuhkan biaya yang besar untuk melaksanakannya.
Efektifkah kebijakan Gerakan Jum’at Bersih dan Minggu Bersih ini?
Kebijakan ini dirasa efektif bila sudah menjadi kebiasaan seluruh lapisan masyarakat. Namun demikian jika kebijakan ini dilakukan hanya untuk meraih penghargaan Adipura, kemudian setelah itu berhenti maka kebijakan ini menjadi tidak efektif. Penyebaran penyakit DBD pun tidak bisa ditanggulangi jika kegiatan kerja bhakti dan pemberantasan sarang nyamuk hanya dilakukan insidentil bukan terus menerus. Gerakan Jum’at Bersih dan Minggu Bersih dianggap efektif karena dilakukan setiap minggu sekali, mengingat siklus kehidupan nyamuk dari telur menjadi nyamuk dewasa berkisar antara 7 s/d 14 hari. Sehingga sebelum menjadi nyamuk, jentik-jentik nyamuknya sudah mati / musnah terlebih dahulu.
Apa akar masalahnya tepat?
Karena kegiatan kerja bhakti massal merupakan gerakan yang menyadarkan setiap orang untuk berperilaku bersih dan sehat, maka perlu proses yang lama untuk menjadi kebiasaan. Dengan dilakukannya setiap minggu sekali, baik itu hari Jum’at maupun hari Minggu diharapkan akan menjadi kebiasaan / perilaku yang melekat pada kehidupan masyarakat Kota Magelang. Jadi kebijakan tersebut tepat bila ditinjau dari akar permasalahan munculnya kebijakan ini yaitu masih kurangnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) ditatanan masyarakat.

Sumber :
http://healthpolicys2ugm.wordpress.com/2012/11/28/gerakan-jumat-bersih-dan-minggu-bersih-di-kota-magelang/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s