KAMPUNG ORGANIK

Kampung Organik di Kota Magelang berada di Kampung Kalisari, RW 8, Kelurahan Wates, Kecamatan Magelang Utara. Di Kampung Kalisari, RW 8, terdapat Paguyuban Perempuan Pengelola Sampah Terpadu “Legok Makmur’. Dalam aktifitas keseharian, penggiat Paguyuban “Legok Makmur” mengaplikasikan kemampuan dan ketrampilan bercocok tanam dan pengelolaan sampah dengan memanfaatkan potensi alam lingkungan sekitar.

 

Paguyuban “Legok Makmur” mulai aktif mengelola potensi alam dan mengelola sampah menjadi sumber ekonomi bagi masyarakat Kampung Kalisari, RW 8, pada awal Tahun 2012 dibawah supervisor seorang aktifitas PKK setempat, Nur Lamiah. Nur Lamiah bersama beberapa aktifis PKK Kampung Kalisari, RW 8, mendapat bimbingan Drs. Fence Oloilulin, seorang aktifis lingkungan, untuk belajar mengelola sampah organik menjadi kompos dan bercocok tanam dengan menggunakan produk alam yang bebas dari zak kimia.

 

Anggota Paguyuban “Legok Makmur” mulai dari pagi hingga menjelang malam melaksanakan kegiatan bidang pertanian berupa bercocok tanam dan melaksanakan berbagai budidaya tanaman pangan (utamanya jenis sayuran) dengan menerapkan metode bercocok tanam menggunakan prinsip “back to the nature” serta tidak menggunakan bahan-bahan yang mengandung zat kimia, baik pupuk yang digunakan maupun zat pengusir hama penyakit tanaman. Tanaman sayuran yang dibudidayakan oleh anggota Paguyuban “Legok Makmur” antara lain tomat, cabai, terong, daun bawang, seledri, dan lain-lainnya. Hasil budidaya tanaman sayuran tersebut bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan pangan anggota keluarga paguyuban. Selain kegiatan bidang pertanian, anggota Paguyuban “Legok Makmur” juga bergiat di bidang pengelolaan sampah. Anggota paguyuban kesehariannya juga melakukan pemilahan dan pengolahan sampah organik dan sampah anorganik dengan menggunakan prinsip 3R (Reduce, Reuse dan Recycle).

 

Dalam perkembangannya, Kampung Kalisari, RW 8, sebagai Rintisan Kampung Organik di Kota Magelang sering menjadi objek study banding di bidang lingkungan hidup, maupun bidang persampahan. Untuk itu, banyak usaha yang dilaksanakan oleh Paguyuban “Legok Makmur”, agar Kampung Kalisari, RW 8, benar-benar menjadi Kampung Organik, antara lain :

- Kampung Kalisari, RW 8, dalam mengelola pertanian benar-benar tidak menggunakan zak kimia yang berbahaya bagi lingkungan.

-  Lingkungan Kampung Kalisari, RW 8, bebas dari polusi udara, sehingga kualitas udara di Kampung Kalisari, RW 8, bersih dan sehat dan berpengaruh terhadap kualitas tanaman yang dibudidayakan warga masyarakat.

-    Setiap rumah di Kampung Kalisari, RW 8, diwajibkan ada pot-pot yang ditanami berbagai jenis sayuran. Hasilnya bisa dimanfaatkan bagi pemilik rumah sekaligus berdampak pada hijaunya lingkungan.

 

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s